Wali Muhakkam dalam Perkawinan

Dengan alasan untuk menolong dan menghindari zina, segelintir orang lantas berani menikahkan sepasang insan meskipun tidak ada walinya. Untuk memuluskan pernikahan itu, lantas diangkatlah wali muhakkam. Pada beberapa kasus wali muhakkam, alasan digunakan lebih bersifat pribadi untuk menghindari prosedur resmi yang semestinya ditempuh. Misalnya, yang terakhir adalah kasus poligami tidak resmi yang dilakukan seorang penyanyi terkenal.

Hari Raya Idul Adha Pertama Kali di Zaman Rasulullah

Sebagaimana dicatat oleh Ibnu Hibban dalam as-Sirah an-Nabawiyah wa Akhbar al-Khulafa, shalat Idul Adha pertama kali dalam sejarah Islam dilaksanakan pada tahun 2 Hijriah (624 M). Saat itu, kondisi umat Islam masih dalam kondisi belum stabil. Gangguan keamanan dari pihak musuh masih sering terjadi. Pelaksanaan Hari Raya menjadi momentum umat Islam untuk merayakan suka cita dan menunjukkan kekuatan di hadapan pihak musuh.

Salah Kaprah Khotbah Nikah

Hal yang sering kali luput dalam materi khotbah adalah wasiat takwa. Sang khatib sibuk memberikan materi khotbah sampai ke sana ke mari. Materinya lebih mirip pengajian atau sambutan biasa. Bahkan terkadang diselingi dengan bumbu guyonan sehingga mengurangi nilai sakral khotbah. Padahal, khotbah nikah tetap harus mengacu kepada rukun khotbah. Mereka tidak bisa membedakan antara khotbah dengan sambutan dan pengajian biasa.

black and brown house fly

Haikal Hassan: Ulama versus Lalat

“Lalat yang berkumpul di sebuah bangkai lebih bagus daripada ulama yang berkumpul di depan pintu penguasa.”

Demikianlah, kalimat yang disebutkan oleh Ustaz Haikal Hasan dalam salah satu unggahan video di media sosial. Dan menurut sang ustaz, kalimat itu adalah perkataan Ka’ab bin Malik. Kalimat tersebut terus dipabrikasi sejak beberapa tahun silam, bahkan dibuat meme sehingga tersebar luas di media sosial.

persyaratan nikah warga negara asing

Persyaratan Khusus Daftar Nikah Warga Negara Asing

Dalam UU Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974, pernikahan yang terjadi antara warga negara Indonesia (WNI) dengan warga negara asing (WNA) disebut pernikahan campuran. Negara asal WNA tentu saja memiliki hukum perkawinan yang berbeda. Namun ketika akan dicatat di wilayah hukum Indonesia, perkawinan itu harus sesuai dengan hukum perkawinan  yang berlaku di Indonesia.

Pendaftaran Nikah

Persyaratan Daftar Nikah di KUA Terbaru Tahun 2020

Berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 juncto UU Nomor 16 Tahun 2019, Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 dan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 473 Tahun 2020, ada beberapa persyaratan pendaftaran pernikahan di Kantor Urusan Agama Kecamatan yang harus dipenuhi,