Dukun Sakti Siap Menangkan Caleg

Saat pemilu, dukun pun panen (Sumber foto: www.banjarmasinpost.co.id)

Saat pemilu, dukun pun panen

Jika Anda seorang caleg dan ingin terpilih, ada berita gembira untuk Anda. Seorang dukun sakti berinisial NS bisa membantu Anda. Saat ini, sang dukun berdomisili di Desa Jatisawit Kec. Jatibarang Kab. Indramayu. Dengan kemampuan supranaturalnya, secara gaib ia mampu menggerakkan para pemilih untuk mencontreng nama Anda di saat berada di TPS. Cara menggerakkannya adalah mengirimkan aura tertentu yang ia kirimkan sehingga para pemilih hanya mengingat caleg tertentu lantas mencontreng namanya di kertas suara.

Dengan media telur, aura itu pun dikirimkan ke TPS. Telur-telur yang telah diberi jampi diletakkan di TPS-TPS yang diinginkan. Jika sang caleg kerepotan menaruh telur-telur tersebut ke banyak TPS, sang dukun menawarkan alternatif kambing yang telah diperlakukan sedemikian rupa, lantas disembelih. Melalui media itu, sang dukun mengirimkan aura tersebut ke beberapa TPS yang diinginkan. “Ah mending dikirimin Aura Kasih,” gerutuku dalam hati.

Demikian cerita yang kuperoleh dari seorang staf marketing sang dukun yang bertugas mencari konsumen. Saat ini, sudah dua orang caleg bodoh yang rela menyerahkan uang kepada sang dukun. Tarif layanan sang dukun memang bervariasi. Untuk caleg tingkat kabupaten/kota, tarifnya sebesar 15 juta. Untuk tingkat provinsi, tarifnya sebesar 20 juta, dan untuk tingkat pusat sebesar 30 juta. Bagusnya lagi, pembayaran bisa dicicil. Minimal pembayaran awal sebesar 50 persen dulu. Kalau sudah terpilih, harus dibayar lunas. Tapi, jika tidak terpilih, uang akan dikembalikan utuh. “Utuh, gundulmu!” umpatku dalam hati sembari berpura-pura mendengarkan dengan khusyuk presentasi sang sales.

Dengan meyakinkan, sang staf marketing menyatakan bahwa layanan dukun itu betul-betul mujarab bin cespleng. “Dijamin pasti terpilih. Bahkan, kalau mau, bisa menang 100 persen! Tapi, itu kan terlalu mencolok. Nanti dicurigai masyarakat. Ya, dibuat 70-80 persen ajalah.” Demikian urai sang staf marketing dengan penuh semangat. Tampaknya, ia sudah belajar tentang tips jitu marketing dari Hermawan Kertajaya.

Agar lebih meyakinkan lagi, staf marketing itu menceritakan bahwa sang dukun sebenarnya berusia jauh lebih tua dari bentuk fisiknya sekarang. “Sebenarnya, beliau sekarang hasil reinkarnasi. Umur aslinya sudah ratusan tahun. Kalau diumpamakan komputer, casing aja yang terlihat muda, tapi dalamnya sudah tua banget.” Demikian cerocos sang sales mencoba menebarkan rayuan. Sayang, aku bukan caleg.

Seolah wakil Tuhan yang mengetahui masa depan, sang dukun menyatakan bahwa presiden mendatang adalah Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, masa Presiden SBY sudah lewat. Megawati akan kembali berkuasa untuk “melahirkan” Satria Piningit yang kelak memerintah Indonesia dengan adil, damai dan sejahtera. Hal itu semua sesuai dengan wangsit yang ia terima. Mari kita buktikan, apakah ramalan sang dukun benar atau hanya lamunan di siang bolong!

Jadi, bagi Anda yang sekarang bertarung sebagai caleg dan ingin menang, silakan memanfaatkan kesaktian (?) sang dukun tersebut. Dijamin tertipu! Akhirnya, mari kita ingat pesan Bang Napi: “Kejahatan tidak hanya terjadi karena niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah! Waspadalah!”