Rekor Terbaru: Napi Paling Sering Keluar Penjara

GayungUntuk urusan rekor, Indonesia memang jagonya. Setelah malang melintang dalam top ranking negara terkorup, Indonesia kini kembali mencetak rekor baru. Tak lain dan tak bukan, rekor itu dibukukan oleh bintang Sinetron Mafia Hukum, yaitu Gayung Tambalan. Dengan penampilan yang cukup mengenaskan, menggunakan wig tebal dan kacamata, Gayung melenggang kangkung keluar dari penjara hingga sebanyak 68 kali. Sungguh cukup fantastis! Bahkan Gayung bisa menonton pertandingan tenis internasional di Bali, menginap di hotel bintang lima, pelesir ke Makau, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Untuk memberikan apresiasi terhadap rekor yang telah ditorehkan Gayung, Mbah Jambrong selaku Ketua Setgab (Sekretariat Tukang Gawe Bingung) mengundang Jaya Suparman dari pihak Murai (Museum Rekor Aneh Indonesia) untuk mencatat rekor tersebut. Karena mengetahui Gayung orangnya tajir dan senang menaburkan uangnya, Mbah Jambrong mengundang pula para gelandangan dan pengemis untuk menghadiri acara tersebut.

“Saudara-saudara sekalian, marilah kita sambit, pemegang rekor terbaru: Gayung Tambalan!” begitu ucapan pembukaan Mbah Jambrong dari atas panggung.

Huu….hu….. Para hadirin bergemuruh menyoraki sang bintang sinetron yang naik ke panggung. Sambitan sandal, sepatu, botol plastik air mineral langsung menghujani tubuh Gayung yang gendut. Bukan sulap, bukan sihir. Setelah sukses membantu berbagai perusahaan besar untuk tidak melunasi pajaknya, perut Gayung pun langsung membengkak meski ia tidak hamil.

“Tenang, tenang, tentang, Saudara-saudara!” teriak Gayung di atas panggung sambil mengusap sebuah benjolan usai sebuah sepatu mendarat dengan tenang di jidatnya. “Kalau Saudara-saudara tidak mau tenang, saya akan suap nih!”

Seperti lagu Rayuan Pulau Kelapa, Gayung lantas melambai-lambaikan lembaran uang kepada para hadirin. Hadirin pun hening sesaat. Namun ketika lembaran uang ratusan ribu beterbangan ke arah penonton, tak ayal mereka pun jadi gaduh kembali. Para pengemis dan gelandangan yang sejak pagi sudah menunggu kedatangan Gayung, langsung menyerbu ke depan panggung. Mereka berebut untuk mendapatkan angpao dari PNS yang berganti profesi jadi bintang Sinetron Mafia Hukum tersebut.

Usai kegaduhan itu mereda, acara kembali dilanjutkan. Dan sebelum menyerahkan sertifikat penghargaan, Jaya Suparman memberikan kata sambutannya.

“Kami sebagai pihak dari Murai perlu mencatat rekor yang telah ditorehkan oleh Saudara Gayung. Sungguh bukan suatu yang mudah bagi seorang narapidana untuk mencatat rekor ini. Kami sendiri sudah meneliti berbagai penjara di berbagai negara. Tak ada narapidana yang sedemikian hebat bisa keluar dari penjara sampai 68 kali, bahkan bisa pelesir ke luar negeri. Apalagi di saat kasusnya sendiri masih dalam masa persidangan,” demikian sebagian isi dari sambutan Jaya Suparman.

Usai memberikan kata sambutan, Jaya Suparman lalu memberikan sertifikat penghargaan kepada Gayung. Turun dari panggung, Gayung lantas diserbu para wartawan.

“Pak Gayung, gimana rahasianya kok Anda bisa keluar dari penjara dengan begitu mudah? Bisa kemana-mana?” tanya seorang reporter cantik dari TVWawan.

“Oh, gitu sih gampang!” jawab Gayung sembari cengengesan dan mencopot wignya. “Dengan wig keramat inilah, saya bisa mengelabui banyak orang.” Seraya tangan kirinya memegang kacamata, Gayung berkata lagi, “Kacamata ini juga membantu saya merubah penampilan menjadi jauh lebih ganteng. Dan yang lebih penting, uang saya ratusan miliar! Saya tinggal telepon istri saya untuk bawa uang, trus saya suap semua petugas, mulai dari Kepala Penjara sampai penjaga. Semuanya dapat jatah.”

Tak bisa berlama-lama diwawancarai, Gayung dijemput para petugas untuk kembali menghuni hotel prodeo. “Gimana, paspor saya? Sudah beres? Saya mau ke luar negeri nih,” tanya Gayung dengan nada berbisik kepada sang petugas.

“Beres, Bos! Sudah diganti namanya. Bukan Sony Laksono lagi.”

“Trus siapa namanya?”

“Poltak Rajasuap!”